I.
Pendahuluan
Sistem
perekonomian adalah sistem yang digunakan suatu negara untuk mengalokasikan
sumber daya yang dimilikinya baik individu maupun organisasi di negara
tersebut. Sistem perekonomian juga dapat di artikan sebagai cara suatu bangsa
atau negara untuk mengatur kehidupan ekonominya agar tercapai cita-cita
rakyatnya yang sebagaimana makmur dan sejahterah.
Sistem
perekonomian Indonesia saat ini menganut demokrasi ekonomi yaitu sistem
perekonomian nasional yang merupakan perwujudan dari Pancasila dan UUD 1945
yang berdasarkan kekeluargaan dan kegotongroyong dari,oleh dan untuk rakyat
Indonesia.
II.
Pembahasan
Di
Indonesia memang menganut sistem ekonomi demokrasi pancasila, tetapi banyak
oknum-oknum yang melakukan sistem ekonomi liberal di Indonesia ini. Namun
penerapan sistem ekonomi liberal di Indonesia ini tidak dilakukan secara
terang-terangan oleh para oknum seperti di negara lain, yang memang menganut
sistem ekonomi liberal, dikarenakan sistem ekonomi di Indonesia diawasi oleh
pemerintah. Maka dari itu penerapan sistem ekonomi demokrasi pancasila di
Indonesia masih belum diterapkan dengan sempurna oleh rakyat Indonesia sendiri.
Seperti
pada tahun 2008 Indonesia keluar dari organisasi OPEC (Organization of the
Petroleum Exporting Countries) atau Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi,
dikarenaka Indonesia bukan lagi pengekspor minyak bumi melainkan sudah menjadi
negara dengan impor minyak bumi lebih besar daripada ekspornya. Sebelumnya
Indonesia adalah pengekspor minyak bumi yang berhasil memproduksi lebih dari 1
juta barel minyak perhari. Pada saat itu pertumbuhan kendaraan bermotor belum
meningkat pesat seperti sekarang, maka dari itu banyak perusahaan-perusahaan
minyak di Indonesia mengeksporkan cadangan minyaknya.
Namun
seiring berjalannya waktu minyak bumi yang terdapat di Indonesia makin menurun,
dan menyebabkan penggunaan minyak bumi itu sendiri hanya bisa dipenuhi oleh
Indonesia sendiri. Itulah sebabnya Indonesia dikeluarkan dari OPEC.
Berdasarkan
data dari British Petroleum, cadangan minyak bumi di Indonesia hanya tinggal 4
barel atau hanya cukup sampai 11 tahun lagi. Maka dari itu pemerintah dan
perusahaan minyak mulai mengembangkan produksi gas untuk mengalternatifkan
pemakaian minyak bumi. Indonesia diberitakan memiliki cadangan gas yang sangat
banyak yaitu 335 triliun kaki kubik atau 59,6 barel minyak. Maka dari itu
banyak perusahaan asing yang berminat untuk mengekploitas sumber daya alam ini.
Dan hal inilah yang termasuk dalam sistem ekonomi liberal di Indonesia, dimana
para perusahaan asing mendominasi dalam perekonomian Indonesia.
Dengan
adanya perusahaan-perusahaan asing yang mendominasi di Indonesia, pasti ada
kaitannya dengan para oknum-oknum yang mempunyai kekuasaan di Indonesia, yang memberikan
izin untuk melakukan bisnis diIndonesia dengan mudahnya. Para oknum-oknum ini
biasanya mendapatkan keuntungan tersendiri dan keuntungannya itu membuat
perekonomian Indonesia menurun. Seperti yang kita tau ada PT.Freeport yang
sebagian besar dikuasi oleh perusahaan asing, lalu ada nikel di Sulawesi,batu
bara di Kalimantan dan sebagainya dikuasi oleh perusahaan asing yang lebih
banyak mendapat keuntungan dibandingkan dengan negara kita sendiri yang
cenderung sedikit mendapat keuntungannya.
Lalu
banyaknya pasar swalayan di negara kita
ini, yang disetiap sudut kota sampai ke pelosokpun ada, dengan nama yang sudah
sangat familiar untuk orang Indonesia sendiri. Dengan adanya pasar-pasar
swalayan itu menyebabkan pasar tradisional mengalami pendapatan yang menurun
dan juga menyebabkan perekonomian Indonesia menurun.
Tapi
rakyat negara kita mungkin tidak menyadari bahwa salah satu faktor melemahnya
perekonomian Indonesia dikarenakan adanya pasar ritel tersebut yang berasal
dari perusahaan asing, dan itu sudah menjadi kebiasaan kita berbelanja di pasar
swalayan tersebut. Dan meninggalkan pasar tradisional yang bisa meningkatkan
perekonomian Indonesia sendiri.
III.
Penutup
Sistem
perekonomian Indonesia menganut sistem ekonomi demokrasi pancasila yang
menjunjung tinggi pedomannya yaitu pancasila dan UUD 1945. Dan penerapannya itu
belum sempurna dan menyeluruh di Indonesia itu sendiri, masih banyak yang menyelewengkan
sistem ekonomi demokrasi ini. Dengan adanya oknum-oknum yang menyelewengkan
sistem ekonomi demokrasi ini, Indoneisa tidak akan bisa maju untuk
mensejahterahkan rakyatnya secara keseluruhan dan merata.
Daftar
Pustaka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar